20100121

kaca plastik buang letak tepi

aku fikir sebelum bicara
luah muntahkan kata
hati jiwa kau aku bela, aku jaga
mengharap kau pun sama punya rasa
nyata matang langsung tiada, apa daya?

kau alun satu lagu baru
getar suara kau lafaz, tusuk gegendang aku
rentak irama nada, semacam bunyian dungu
layakkah kau jerit semua hitam itu aku
yang tak pernah jemu berada disisi kau selalu
namun terlupa hakikat seketika dulu
terima seadanya, itu aku tahu

kau tak perlu cari, tak perlu gali
analisa segala perut, jiwa hati
konon kau kisah ambil peduli
untuk aku cukup sampai disini
kau abai sia, peluang aku beri
kau punya jiwa yang sudah mati
tak perlu kau lagi disini
pergi pergi pergi
kau hanya tahu dusta iri hati
terus berlari dari realiti diri
untuk kau kembali
oh tidak sama sekali

nota tapak tangan kiri: terima kasih daun keladi, jangan harap aku peduli sama kau lagi

No comments:

Post a Comment